Mantapkan Persiapan TKA, MAN 3 Kota Makassar Laksanakan Rapat Final
Selasa (20/10), MAN 3 Kota Makassar melaksanakan rapat final persiapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di Ruang Rapat VIP. Rapat ini dihadiri oleh KAUR TU, para Wakamad, dan seluruh panitia TKA! Wakamad Kurikulum, Bapak Irham Said, menyampaikan bahwa TKA adalah evaluasi penting untuk memetakan kompetensi murid secara nasional. Panitia juga sudah mendampingi para murid kelas 12 selama tiga pekan terakhir agar siap materi dan mental!
HumasM3M - Menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang akan dilaksanakan mulai Senin pekan depan, MAN 3 Kota Makassar melaksanakan rapat final persiapan pada Selasa (20/10/2026). Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat VIP ini diikuti oleh Kepala Urusan Tata Usaha (KAUR TU) Abd. Wahab, para Wakil Kepala Madrasah (Wakamad), serta seluruh anggota panitia TKA MAN 3 Kota Makassar.
Kegiatan dibuka langsung oleh Wakamad Kurikulum, Irham Said. Dalam arahannya, beliau menyampaikan bahwa pelaksanaan TKA semakin dekat dan panitia telah menyiapkan berbagai hal krusial. TKA dinilai sebagai tahapan penting bagi murid kelas 12 sekaligus bagi madrasah, karena berfungsi sebagai bahan evaluasi proses pembelajaran dan pemetaan kompetensi murid secara nasional.
Lebih lanjut, Irham menjelaskan bahwa penanggung jawab akademik telah melakukan pendampingan intensif selama tiga pekan untuk mempersiapkan para murid, baik dari segi penguasaan materi maupun kesiapan mental. Meskipun terdapat beberapa murid yang kurang bersemangat, fokus pendampingan tetap dimaksimalkan pada mereka yang antusias. Rapat ini diadakan secara khusus untuk mengecek kesiapan akhir, mendengarkan laporan panitia, serta berdiskusi mencari solusi atas kendala yang ada.
Sementara itu, Ketua Panitia TKA MAN 3 Kota Makassar, Hj. Suhaemi Syam, dalam laporannya memaparkan bahwa tahap gladi telah dilaksanakan dengan baik. Namun, ia menekankan adanya kebutuhan mendesak untuk menambah jumlah komputer dari 20 menjadi 60 unit, mengingat setiap ruangan akan diisi oleh 20 peserta ujian.
Terkait kebutuhan pengawas, Hj. Suhaemi melaporkan bahwa madrasah membutuhkan 24 pengawas utama ditambah satu orang cadangan. "Alhamdulillah, saat ini sudah terisi 30 orang pengawas," ungkapnya.
Ia juga mengingatkan perlunya peningkatan fasilitas penunjang di ruang ujian, seperti penambahan kipas angin, TV, serta pengadaan laptop bagi peserta. Laporannya ditutup dengan harapan agar seluruh persiapan berjalan lancar dan para murid diberikan kemudahan dalam menjawab soal-soal ujian nantinya.
Setelah pemaparan laporan, agenda dilanjutkan dengan sesi diskusi. Para peserta saling bertukar pikiran untuk mematangkan pelaksanaan TKA yang rencananya akan dilangsungkan di Laboratorium Keagamaan MAN 3 Kota Makassar.
Dari hasil diskusi, ditarik kesimpulan agar panitia segera merampungkan persiapan hal-hal yang masih dibutuhkan untuk hari Senin nanti. Fokus utama penyelesaian mencakup kelengkapan administrasi, sistem keamanan, pemasangan spanduk, serta memastikan kelancaran Proses Belajar Mengajar (PBM) bagi murid kelas X dan kelas XI selama pelaksanaan TKA berlangsung.
Kegiatan dibuka langsung oleh Wakamad Kurikulum, Irham Said. Dalam arahannya, beliau menyampaikan bahwa pelaksanaan TKA semakin dekat dan panitia telah menyiapkan berbagai hal krusial. TKA dinilai sebagai tahapan penting bagi murid kelas 12 sekaligus bagi madrasah, karena berfungsi sebagai bahan evaluasi proses pembelajaran dan pemetaan kompetensi murid secara nasional.
Lebih lanjut, Irham menjelaskan bahwa penanggung jawab akademik telah melakukan pendampingan intensif selama tiga pekan untuk mempersiapkan para murid, baik dari segi penguasaan materi maupun kesiapan mental. Meskipun terdapat beberapa murid yang kurang bersemangat, fokus pendampingan tetap dimaksimalkan pada mereka yang antusias. Rapat ini diadakan secara khusus untuk mengecek kesiapan akhir, mendengarkan laporan panitia, serta berdiskusi mencari solusi atas kendala yang ada.
Sementara itu, Ketua Panitia TKA MAN 3 Kota Makassar, Hj. Suhaemi Syam, dalam laporannya memaparkan bahwa tahap gladi telah dilaksanakan dengan baik. Namun, ia menekankan adanya kebutuhan mendesak untuk menambah jumlah komputer dari 20 menjadi 60 unit, mengingat setiap ruangan akan diisi oleh 20 peserta ujian.
Terkait kebutuhan pengawas, Hj. Suhaemi melaporkan bahwa madrasah membutuhkan 24 pengawas utama ditambah satu orang cadangan. "Alhamdulillah, saat ini sudah terisi 30 orang pengawas," ungkapnya.
Ia juga mengingatkan perlunya peningkatan fasilitas penunjang di ruang ujian, seperti penambahan kipas angin, TV, serta pengadaan laptop bagi peserta. Laporannya ditutup dengan harapan agar seluruh persiapan berjalan lancar dan para murid diberikan kemudahan dalam menjawab soal-soal ujian nantinya.
Setelah pemaparan laporan, agenda dilanjutkan dengan sesi diskusi. Para peserta saling bertukar pikiran untuk mematangkan pelaksanaan TKA yang rencananya akan dilangsungkan di Laboratorium Keagamaan MAN 3 Kota Makassar.
Dari hasil diskusi, ditarik kesimpulan agar panitia segera merampungkan persiapan hal-hal yang masih dibutuhkan untuk hari Senin nanti. Fokus utama penyelesaian mencakup kelengkapan administrasi, sistem keamanan, pemasangan spanduk, serta memastikan kelancaran Proses Belajar Mengajar (PBM) bagi murid kelas X dan kelas XI selama pelaksanaan TKA berlangsung.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!