Gema Cikali, Langkah MAN 3 Kota Makassar Tanamkan Cinta Diri dan Sesama
MAN 3 Kota Makassar menunjukkan komitmennya dalam mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta, khususnya pada pilar Cinta Diri dan Sesama.
HumasM3M - MAN 3 Kota Makassar menunjukkan komitmennya dalam mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta, khususnya pada pilar Cinta Diri dan Sesama. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Senam Sehat Bersama bertajuk Gema Cikali (Gerakan Jum'at Cinta Berkah Peduli) yang berlangsung di Lapangan Semi Indoor MAN 3 Kota Makassar.
Kegiatan yang dimulai tepat pukul 07.00 hingga 07.30 WITA ini dipandu langsung oleh Wakamad Sarpras Nur Adil bersama dua guru olahraga MAN 3 Kota Makassar, Faisal dan M. Taofiq M. Sejak musik awal diputar, para murid tampak sangat antusias dan bersemangat mengikuti setiap gerakan senam dengan ceria.
Senam sehat bersama ini diikuti langsung oleh Kepala Madrasah Zulfikah Nur, KAURTU Abd. Wahab, jajaran Wakamad, seluruh guru dan pegawai, serta Mahasiswa PPL FAI UMI. Kehadiran seluruh pihak menciptakan suasana kebersamaan yang hangat dan harmonis di lingkungan madrasah.
Melalui program Gema Cikali, MAN 3 Kota Makassar berharap pembiasaan pola hidup sehat dan penanaman rasa kepedulian antarsesama dapat terus membudaya serta menjadi landasan positif dalam mendukung kegiatan belajar mengajar sehari-hari.
Kegiatan yang dimulai tepat pukul 07.00 hingga 07.30 WITA ini dipandu langsung oleh Wakamad Sarpras Nur Adil bersama dua guru olahraga MAN 3 Kota Makassar, Faisal dan M. Taofiq M. Sejak musik awal diputar, para murid tampak sangat antusias dan bersemangat mengikuti setiap gerakan senam dengan ceria.
Senam sehat bersama ini diikuti langsung oleh Kepala Madrasah Zulfikah Nur, KAURTU Abd. Wahab, jajaran Wakamad, seluruh guru dan pegawai, serta Mahasiswa PPL FAI UMI. Kehadiran seluruh pihak menciptakan suasana kebersamaan yang hangat dan harmonis di lingkungan madrasah.
Melalui program Gema Cikali, MAN 3 Kota Makassar berharap pembiasaan pola hidup sehat dan penanaman rasa kepedulian antarsesama dapat terus membudaya serta menjadi landasan positif dalam mendukung kegiatan belajar mengajar sehari-hari.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!